Oleh: masdiloreng | Maret 22, 2009

Nasehat Mbah Hasyim

مَوْعِظَةٌ

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

ِنْ اَقَلِّ الْخَلِيْفَةِ بَلْ مَنْ لاَشَيْئَ فِيْ الْحَقِيْقَةِ مُحَمَّدِ هَاشِمٍ أَشْعَرِيْ عَفَى اللهُ عَنْهُ وَعَنْ وَالِدَيْهِ وَعَنْ جَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ آمِيْنَ. اِلَى إِخْوَانِنَا مِنْ اَهْلِ جَاوَهْ وَمَنْ حَوَالَيْهاَ الْعُلَمَاءِ مِنْهُمْ وَالْعَوَامِ

Dari orang yang paling miskin bahkan orang yang tidak mempunyai bagian dalam kenyataan hidup yang ada. Yaitu Syekh Muhammad Hasyim Asy’ari semoga Allah mengampuni semua dosanya dan dosa kedua orang tuanya serta semua orang Islam. Amiin

Kepada semua saudaraku yang mulia penduduk tanah Jawa dan sekitarnya para Ulama dan orang Awwam.

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَاكَاتُهُ

فَقَدْ بَلَغَنِيْ أَنَّ بَيْنَكُمْ اِلَى اْلآنَ اشْتِعَالُ نَارِ الْفِتَنِ وَالْمُنَازَعَةِ، فَتَأَمَّلْتُ سَبَبَ ذَلِكَ، فَإِذًا هُوَ مَا عَلَيْهِ اَهْلُ هَذَا الزَّمَانِ أَنَّهُمْ بَدَّلُوْا وَغَيَّرُوْا كِتَابَ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ تَعَالَى ” اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ إِخْوَاةٌ فَأَصْلِحُوْا بَيِنَ أَخَوَيْكُمْ ” وَهُمْ جَعَلُوْهُمْ أَعْدَاءً وَلَمْ يُصْلِحُوْاهُمْ بَلْ أَفْسَدُوْهُمْ. وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” لاَتَحَاسَدُوْا ، وَلاَتَبَاغَضُوْا ، وَلاَتَدَبَّرُوْا ، وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا ” وَهُمْ يَتَحَاسَدُوْنَ ، وَيَتَبَاغَضُوْنَ ، وَيَتَنَافَسُوْنَ ، وَيَكُوْنُوْنَ أَعْدَاءً.

Assalamualaikum Wr. Wb.

Sesungguhnya telah sampai kepadaku berita bahwa diantara kalian semua sampai sekarang ini telah berkobar api fitnah dan perselisihan. Saya pun berfikir apa sebab semua itu. Setelah elalah berfikir, saya mengetahui bahwa sebab semua itu adalah karena semua manusia zaman ini seenaknya saja mengganti dan merubah pemahaman yang ada pada kitab Allah dan Sunnah Rasulnya saw. Allah SWT berfirman: Sesungguhnya semua orang Mukmin adalah saudara, maka berdamailah kalian semua diantara saudaramu. Akan tetapi mereka semua menjadikan orang mukmin sebagai musuh dan tidak mau berdamai dengan mereka bahkan mereka semua merusak tali persaudaraan dengan sesama Mukmin. Rasulullah saw bersabda: Janganlah kamu semua saling mendengki, janganlah saling memarahi, janganlah saling menghindar, jadilah kelian semua wahai hamba Allah sebagai saudara. Akan tetapi, mereka semua saling mendengki, memarahi, saling bersaing dan saling bermusuhan.

اَيُّهَا الْعُلَمَاءُ الْمُتَعَصِّبُوْنَ لِبَعْضِ مَذْهَبٍ اَوْ بَعْضِ اْلأَقْوَالِ، دَعُوْا تَعَصُّبَكُمْ فِيْ اَمْرِ الْفُرُوْعِ الَّذِيْ الْعُلَمَاءُ فِيْهِ عَلَى الْقَوْلَيْنِ، قَائِلٌ : كُلُّ مُجْتًهِدٍ مُصِيْبٌ وَقَائِلٌ : الْمُصِيْبُ وَاحِدٌ وَلَكِنْ الْمُخْطِئُ يُؤْجَرُ. ذَرُوْا التَّعَصُّبَ وَدَعُوْا هَذِهِ اْلأَهْوِيَّةَ الْمُرْدِيَةَ، وَدَفَعُوْا عَنْ دِيْنِ اْلاِسْلاَمِ، وَاجْتَهِدُوْا فِيْ رَدِّ مَنْ يَطْعَنُ فِيْ الْقُرْاَنِ وَصِفَاتِ الرَّحْمَنِ وَمَنْ يَدَّعِيْ الْعُلُوْمَ الْبَاطِلَةَ وَالْعَقَائِدَ الْفَاسِدَةَ، وَالْجِهَادُ فِيْ هَؤُلآءِ وَاجِبٌ، فَهَلاَّ شَغَلْتُمْ اَنْفُسَكُمْ بِهِ.

Wahai para Ulama yang fanatik pada sebagian Madzhab atau pendapat, tinggalkanlah kefanatikan kalian semua dalam urusan cabang yang mana para ulama mempunyai dua pendapat tentangnya, ada yang mengatakan setiap Mujtahid itu benar dan ada yang mengatakan yang benar hanya satu sedang yang lainnya itu salah tapi mereka masih diberi pahala. Tinggalkanlah fanatisme dan tinggalkanlah jurang yang sudah rusak ini, bersungguh-sungguhlah kalian dalam membela agama Islam dan bersungguh-sungguhlah dalam memerangi orang yang mencela Al Qur’an, sifat-sifat Allah yang Maha Rahman dan orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu batil dan aqidah yang sudah rusak. Jihad dalam semua ini hukumnya wajib, maka dari itu hendaklah kalian menyibukkan diri dengan masalah ini.

فَيَا أَيُّهَا النَّاسُ، بَيْنَكُمُ الْكُفَّارُ قَدْ مَلَؤُوْ بِقَاعَ الْبِلاَدِ، فَمَنْ انْتَصَبَ مِنْكُمْ لِلْبَحْثِ مَعَهُمْ وِاْلإِعْتِنَاءِ بِإِرْشَادِهِمْ؟

Wahai para kaum Muslim, diantara kalian terdapat orang kafir yang memenuhi daratan Negara ini. Siapa dari kalian yang ingin bangkit untuk mempelajari rahasia mereka dan bersungguh-sungguh dalam menunjukkan mereka ke jalan yang benar?

فَاَيُّهَا الْعُلَمَاءُ، فِيْ مِثْلِ هَذَا فَاجْتَهِدُوْا وَتَعَصَّبُوْا، وَأَمَّا تَعَصُّبُكُمْ فِيْ فُرُوْعِ الدِّيْنِ وَحَمْلُكُمُ النَّاسَ عَلَى مَذْهَبٍ وَاحِدٍ اَوْقَوْلٍ وَاحِدٍ فَهُوَ الَّذِيْ لاَيَقَْبَلُهُ اللهُ تَعَالَى مِنْكُمْ وَلاَيَرْضَاهُ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَلاَيَحْمِلُكُمْ عَلَى ذَلِكَ اِلاَّ مَحْضُ التَّعَصُّبِ وَالتَّنَافُسِ وَالتَّحَاسُدِ، وَلَوْ اَنَّ الشَّافِعِيَّ وَاَبَا حَنِيْفَةَ وَمَالِكًا وَاَحْمَدَ وَابْنَ حَجَرٍ وَالرَّمْلِيَّ أَحْيَاءٌ لَشَدَّدُوْا النَّكِيْرَ عَلَيْكُمْ وَتَبَرَّأُوْا مِنْكُمْ فِيْماَ تَفْعَلُوْنَ. اَنْكَرْتُمْ اُمُوْرًا لِلْعُلَمَاءِ فِيْهَا خِلاَفٌ، وَرَأَيْتُمْ مِنَ الْعَوَّامِ مَا لاَيَحْصِي عَدَدَهُ اِلَّا اللهُ تَعَالَى يَتْرَكُوْنَ الصَّلاَةَ الَّتِيْ جَزَأُ مَنْ تَرَكَهَا عِنْدَ الشَّافِعِيِّ وَمَالْكٍ وَاَحْمَدَ ضَرْبُ الْعُنُقِ بِالسَّيْفِ وَلاَتُنْكِرُوْنَ عَلَيْهِمْ بَلْ وَلَوْرَأَى الْوَاحِدُ مِنْكُمْ كَثِيْرًا مِنْ جِيْرَانِهِ يَتْرَكُوْنَ الصَّلاَةَ وَهُوَ سَاكِتٌ عَنْهُمْ. ثُمَّ مَا بَالُكُمْ تُنْكِرُوْنَ مِثْلَ هَذِهِ الْفُرُوْعِ الَّتِيْ لِلْفُقَهَاءِ فِيْهاَ خِلاَفٌ، وَلاَتُنْكِرُوْنَ الِمُحَرَّمَاتِ الْمُجْمَعُ عَلَيْهَا كَالزِّنَا وَالرِّبَا وَشُرْبِ الْخَمْرِ وَغَيْرِهَا، وَلاَتَأْخُذُكُمُ الْغِيْرَةُ لِلَّهِ تَعَالَى فِيْهَا، وَاِنَّمَا تَأْخُذُكُمُ الْغِيْرَةُ لِلشَّافِعِيِّ وَابْنِ حَجَرٍ فَيُؤَدِّي ذَلِكَ اِلَى افْتِرَاقِ أُمَّتِكُمْ وَتَقَاطُعِ رَحِمِكُمْ وَتَسَلُّطِ الْجُهَّالِ عَلَيْكُمْ وَسُقُوْطِ هَيْبَتِكُُمْ عِنْدَ عَامَّةِ النَّاسِ وَقَوْلِ السُّفَهَآءِ فِيْ أَعْرَاضِكُمْ مَا لاَيَنْبَغِيْ فَتُهْلِكُوْنَ بِكَلاَمِهِمْ فِيْكُمْ، لِأَنًَّ لُحُوْمَكُمْ مَسْمُوْمَةٌ عَلَى كٌُلِّ حاَلٍ، لِأَنَّكُمْ عُلَمَاءُ وَتُهْلِكُوْنَ اَنْفُسَكُمْ بِمَا تَرْتَكِبُوْنَ الْعَظَائِمَ.

Wahai para ulama, seharusnya dalam masalah seperti inilah, kalian bersungguh-sungguh dan fanatik. Adapun kefanatikan kalian semua dalam masalah cabang agama dan memprovokatori para penduduk untuk mengikuti satu madzhab atau satu pendapat, itu tidak akan diterima oleh Allah swt dan Rasulullah tidak akan meridloinya, dan tidaklah ada yang bisa memprovokatori kalian semua untuk melakukan hal ini kecuali murni fanatitieme buta, keinginan saling bersaing dan saling mendengki diantara kalian. Seandainya saja Imam Syafi’i, Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Ibnu Hajar dan Imam Ramli masih hidup, mereka semua akan mempertegas keingkarannya kepada kalian dan tidak akan mau menanggung akibat perbuatan yang kalian lakukan. Kalian semua mengingkari suatu masalah yang masih diperdebatkan diantara para Ulama, padahal kalian melihat masih banyak orang awam yang meninggalkan sholat yang mana hukumannya menurut Imam Syafi’I, Imam Malik dam Imam Ahmad adalah dipotong kepalanya dengan pedang dan tidak ada yang bisa menghitung banyaknya kecuali Allah swt, akan tetapi mengapa kalian tidak mengingkarinya? bahkan seandainya saja salah seorang dari kalian melihat banyak sekali tetangganya sama meninggalkan sholat, dia akan diam saja, lalu apa yang menjadikan kalian semua mengingkari masalah-masalah cabang yang masih diperdebatkan para ahli fikih? Serta kenapa kalian tidak mengingkari hal-hal yang diharamkan dan sudah disepakati haramnya oleh para ahli fikih seperti zina, riba, minum-minuman keras dan lain sebagainya? Dan kenapa kalian tidak terpengaruh cemburu karena Allah dalam semua hal ini?. Adapun kecemburuan kalian lakukan itu itu hanya karena Imam Syafi’i dan Ibnu Hajar belaka, dan itulah yang menjadikan perpecahan umat, putusnya sanak keluarga kalian dan juga akan menjadikan orang-orang bodoh menguasai diri kalian serta wibawa kalian akan jatuh dihadapan umat manusia dan orang-orang bodoh akan selalu membicarakan harga diri kalian dengan ucapan yang tidak sepantasnya kalian dengar, maka sebab itu, kalian telah merusak diri mereka sebab pembicaraan mereka terhadap diri kalian, karena daging kalian semua telah diracun pada setiap hal, sebab kalian adalah para ulama, kalian semua merusak diri kalian sendiri dengan melakukan urusan yang besar.

اَيُّهَا الْعُلَمَاءُ، اِذَا رَأَيْتُمْ مَنْ يَعْمَلُ عَمَلاً عَلَى قَوْلِ مَنْ يَجُوْزُ تَقْلِيْدُهُ مِنْ أَئِمَّةِ أَهْلِ الْمَذَاهِبِ الْمُعْتَبَرَةِ وَلَوْ مَرْجُوْحًا اِنْ لَمْ تُوَافِقُوْهُمْ فَلاَتَعْنَفُوْهُمْ وَأَرْشِدُوْا بِلُطْفٍ، وَاِنْ لَمْ يَتَّبِعُوْكُمْ فَلاَتَتَّخِذُوْهُمْ أَعْدَاءً، وَمَثَلُ مَنْ فَعَلَ ذَلِكَ كَمَنْ بَنَى قَصْرًا وَحَرَبَ مَدِيْنَةً، وَلاَتَجْعَلُوْا ذَلِكَ سَبَبَ التَّفَرُّقِ وَالشِّقَاقِ وَالتَّنَازُعِ وَالْخِصَامِ فَاِنَّهَا مِنَ الْجِنَايَاتِ الْعَامَّةِ وَالْجَرَائِمِ الْكُبْرَى الَّتِيْ تَهْدِمُ بُنْيَانَ اْلأُمَمِ وَتُغَلِّقُ أَمَامَهاَ أَبْوَابَ كُلِّ خَيْرٍ، وَلِذاَ نَهَى اللهُ تَعَالَى عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِيْنَ عَنْ التَّنَازُعِ وَحَذَّرَهُمْ مِنْ عَوَاقِبِهِ السَّيِّئَةِ وَنَتَائِجِهِ الْمُؤْلِمَةِ، قَالَ اللهُ تَعَالَى ” وَلاَتَنَازَعُوْا فَتَفْشَلُوْا وَتَذْهَبَ رِيْحُكُمْ “

Wahai para ulama’, ketika kalian melihat seseorang melakukan pekerjaan berlandasan pendapat Imam dari salah satu golongan para imam madzhab yang diperbolehkan untuk diikuti, meskipun itu pendapat yang diunggulkan, sedang kalian tidak sependapat dengan mereka, janganlah kalian menegur mereka dengan keras akan tetapi tunjukkanlah mereka dengan halus dan lembut. Bila mereka tidak mau mengikutimu, janganlah kalian jadikan mereka sebagai musuh. Perumpamaan orang yang melakukan hal ini adalah seperti orang yang membangun sebuah istana, tetapi merobohkan kota. Janganlah kalian jadikan ketidakmauan mereka untuk mengikutimu sebagai sebab perpecahan, saling berebut dan permusuhan, karena semua itu adalah kejahatan umum dan dosa besar yang akan merobohkan bangunan umat serta akan menutup pintu kebaikan yang ada didepan kalian. Oleh karena itu Allah melarang para hamba-Nya yang mukmin untuk tidak saling berebut dan Allah menakut-nakuti mereka dengan akhir hidup yang jelek dan hasil yang menyakitkan. Allah swt berfirman: Janganlah kalian saling berebut, sebabnya kalian lemah dan akan kehilangan kekuatanmu.

اَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنً، إِنًّ فِيْ الْحَوَادِثِ اْلأَيَّامِ لَعِبَرًا جَمَّةً ، وَعِظَاتٍ كَثِيْرَةً يَسْتَفِيْدُ مِنْهَا الرُّجُلُ الرَّشِيْدُ اَكْثَرَ مِمَّا يَسْتَفِيْدُهُ مِنْ خُطَبِ الْوُعَّاظِ وَنَصَائِحِ الْمُرْشِدِيْنَ وَهَا هِيَ الْحَوَادٍثُ تَمُرُّ بِنَا فِيْ كُلِّ لَحْظَةٍ، فَهَلْ آَنَ لَنَا أَنَّ لَنَا أَنْ تَعْتَبِرَ وَنَتَّعِظَ وَهَلْ آنَ لَنَا أَنْ نَفِيْقَ مِنْ سَكْرَتِنَا وَنَنْتَبِهَ مِنْ غَفْلَتِناَ وَنَعْلَمَ أَنَّ فَلاَحَناَ مَوْقِفٌ عَلَى تَعَاوُنِنَا وَاتِّحَادِنَا وَصِفَاءِ قُلُوْبِنَا وَإِخْلاَصِ بَعْضِنَا لِبَعْضٍ اَوْ نَحْنُ نَظِلُّ فِي التَّفَرُّقِ وَالتَّخَاذُلِ وَالشِّقَاقِ وَالنِّفَاقِ وَالغِلِّ وَالْحَسَدِ وَالضَّلاَلِ الْقَدِيْمِ ، مَعَ دِيْنِنَا وَاحِدٌ الإِسْلاَمُ ، وَمَذْهَبُنَا وَاحِدٌ الشَّافِعِيُّ ، وَقَطْرُنَا وَاحِدٌ جَاوَاهْ، وَنَحْنُ جَمِيْعًا مِنْ اَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ. فَوَاللهِ أَنَّ ذَلِكَ هُوَ الْبَلاَءُ الْمُبِيْنُ وَالْخُسْرَانُ الْعَظِيْمُ.

Wahai kaum muslimin, sesungguhnya di dalam setiap kejadian yang ada pada hari-hari ini terdapat ibarat-ibarat dan nasehat yang banyak, yang mana setiap orang pintar akan selalu mengambil faedah yang lebih banyak dari pada mengambil faedah dari para penceramah, mubaghligh dan nasehatnya Mursyid. Inggatlah!!! bahwa kejadian itu selalu melewati hidup kita dalam setiap kesempatan. Dan sekaranglah waktunya bagi kita untuk mengambil ibarat dan nasehat tersebut, sekaranglah waktu bagi kita untuk sadar dari mabuk yang kita alami dan ingat dari lupa dan kita harus mengetahui bahwa keselamatan kita terdapat dalam tolong-menolong, bersatu padu dan bersihnya hati serta keikhlasan diantara kita, atau kita akan terpuruk dalam keadaaan saling menghina, perpecahan, kemunafikan, dendam, mendengki dan kesesatan yang berlarut-larut, meskipun agama kita adalah satu yaitu Islam, madzhad kita satu yaitu Syafi’i, daerah kita satu yaitu Jawa dan kita semua adalah satu golongan Ahlis Sunnah wal Jamaah. Demi Allah itu semua adalah bencana besar yang sudah jelas dan kerugian yang besar bagi kita.

أَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، إِتَّقُوْا اللهَ وَارْجِعُوْا اِلَى كِتَابِ اللهِ وَاعْمَلُوْا عَلَى سُنَّةِ نَبِيِّكُمْ وَاقْتَدُوْا بِأَسْلاَفِكُمُ الصَّالِحِيْنَ، تُفْلِحُوْا كَمَا فَلَحُوْا وَتَسْعَدُوْا كَمَا سَعِدُوْا، إِتَّقُوْا اللهَ وَأَصْلِحُوْا ذَاتَ بَيْنِكُمْ وَتَعَاوَنُوْا عَلَى البِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَتَعَاوَنُوْا عَلىَ اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ، يَشْمَلُكُمُ اللهُ تَعَالَى بِرَحْمَتِهِ وَيَعُمُّكُمْ بِإِحْسَانِهِ وَلاَتَكُوْنُوْا كَالَّذِيْنَ قَالُوْا سَمِعْنَا وَهُمِ لاَيَسْمَعُوْنَ.

Wahai kaum Muslimin, bertaqwalah kepada Allah, kembalilah kepada kitab Allah, laksanakanlah sunnah Nabi kalian semua dan ikutilah Ulama salaf yang soleh-soleh, maka kalian akan bahagia sebagaimana kebahagiaan yang mereka semua peroleh. Bertaqwalah kalian semua kepada Allah, damaikanlah orang-orang yang saling berselisih diantara kalian, salinglah tolong-menolong atas kebaikan dan taqwa dan janganlah saling tolong-menolong dalam dosa dan keburukan, maka Allah akan memasukkan kalian kedalam lingkup rahmatNya dan Allah akan meratakan semua kebagusannya pada kalian serta janganlah kalian menjadi seperti orang yang berkata: Kami Mendengar tapi sebenarnya mereka tidak mendengar.

َالسَّلاَمُ فِيْ الْمَبْدَاءِ وَالْخِتَامِ

Semoga salam tercurahkan kepada orang yang mengikuti petunjuk dalam permulaan dan penutupan.

محمد هاشم أشعري

تبوئرنج جومبانج

Syekh Muhammad Hasyim Asy’ari

Tebuireng Jombang

Langitan,Ahad 22 Dzulqo’dah 1428 H.

2 Desember 2007 M.


Responses

  1. Sesungguhnya muslim bersaudara. Maka marilah berpegang kepada tali silaturrahim menghadapi musuh2 Allah. Coba klik http://www.exmuslim.wordpress.com, Anda akan jumpai betapa Islam dihinakan oleh para murtadin.
    Salamun kawlam mir rabbir rahim, salam dari tenggara pulau kalimantan, http://www.imisuryaputera.co.cc


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: