Oleh: masdiloreng | Juni 17, 2009

Hijrah

Masdiloreng hijrah ke http://blogshot.info

Silahkan dikunjungi.

Salam.

Oleh: masdiloreng | April 3, 2009

Syair-Syair Robbani

MEMBONGKAR NILAI KESAMAAN SYAIR ROBIAH DAN ABUNAWAS DALAM MENGINTERPRETASI TUHAN

Memang benar apa yang difirmankan. Bahwa Tuhan menjadikan makhluk yang paling sempurna dimuka bubumi bahkan dibandinkan dengan ciptaanya yang lain. Tuhan memberikan potensi kepada manusia yang tidak pernah diberikan kepada makhluk ciptaan lainya agar dapat berdekatan. Dalam bahasa siti jenar manunggaling kawulo gusti. Bahasa al-hallaj wahdatul wujud.Dengan segala kelebihannya ternyata manusia dapat membuktikan sebagai insanul kamil seperti Rasulullah, sebagai suri tauladan yang tidak hanya bagi kalangan satu kaum saja akan tetapi semua lapisan masyarakat diseluruh penjuru dunia dan disemua masa. Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | April 3, 2009

MEREFLEKSIKAN LAGI KESADARAN KADER GERAKAN

Gelisah,mungkin itulah yang sekarang masyarakat akar rumput sekarang terhadap perkembangan politik dewasa ini, lebih-lebih para elit politik Apa yang bisa diperbuat untuk para kader sekarang ketika melihat para panutan mereka saling tinju diatas reng politik, tidakkah para elit politik yang notabenenya para jenderal, cendikia, ulama, dan lain sebagainya pernah bilang ketika masa kampanye dulu dengan berbagai janji dan kontrak politik, tapi apa yang bisa diperbuat, mereka tidak lebih dari perampok Negara dengan segudang kasus korupsi dan begitu juga pemerintahnya tidak mampu memberikan hukuman yang membuat mereka jerah dengan tindakanya yang merugian uang Negara itu. Lalu sebagai kader gerakan, sampai dimana peran peran mereka mengawal rakyat dan cita-cita bangsa ini. Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | April 3, 2009

Menulis apaan Tuu!!!!

Tuhan memberikan wahyu yang pertama pada nabi Muhammad adalah dengan kata Iqra’ (Bacalah). Tuhan menyuruh Muhammad membaca. Dan apa yang akan dibaca Muhammad tidak lain adalah ayat-ayat Tuhan. Baik yang tertulis maupaun yang tidak tertulis Kauniyah, anggap saja dunia ini adalah lembaran yang harus kita abaca, baik itu berupa Gunung, laut, bumi, langit, udara, dan lain sebagainya. Baca Lanjutannya…

Kalau kamu bukan anak raja kalau kamu’ bukan anak ulama’ besar jadilah peulis.

Begitulah dawuh Gus zainal salah satu pengasuh pondok pesantren khusus mahasiswa di Yogyakarta yang masih teringat dibenakku waktu mengikuti bedah buku “99” kiyai nusantara sekaligus diklat sastra di Tuban pada tahun 2004. Memang benar apa yang dikatakan kyai yang sekaligus penulis buku runtuhnya singgasana kyai itu, Jangankan menjadi Raja atau presiden jadi pejabat saja kalau tidak meiliki darah pejabat atau partai politik sulitnya minta ampun, belum lagi urusan administrasi seperti halnya persyaratan tetek bengek minimal sarjana lah atau apalah.Begitu juga ingin jadi ulama atau kiyai kalau tidak memiliki nasab atau darah biru, meskipun nyundul langit ilmunya jangan berharap mimpi jadi kyai. Beda jika kita ingin jadi penulis, modal tidak banyak dikeluarkan, cukup kertas dan pena untuk coret-coret, dan yang lebih penting dalam hal menulis adalah kontinyu dan konsisten, sepandai apapun seseorang kalau tidak pernah belajar menulis atau terbiasa menulis akan kerepotan menuangkan idenya, apalagi ingin mengarang sebuah buku atau novel, mustahil akan tercapai. Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | Maret 27, 2009

Siapa Aku

Tidak ada yang terlalu istimewa dengan mengatakan riwayat hidupku.

Pun tidak ada pelajaran berharga yang dapat dipetik.

Aku hanyalah manusia biasa yang tidak menorehkan apapun di

lembar-lembar sejarah. Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | Maret 22, 2009

Pendidikan sebagai proses pembebasan

Manusia bukan terlahir langsung dalam kepribadian modern, bodoh adalah bawa’an asli manusia tercipta, bahkan Sang pembebas bernama Muhammad yang menjadi utusan Tuhan sendiri sebelum menerima wahyu adalah ummi (buta huruf), namun dalam prosesnya manusia dituntut untuk mengetahui, hanya dengan pengetahuanlah manusia bisa menjalankan fungsi kemanusiaanya, maka tidak salah kalau utusan Tuhan Nabi Muhammad mewajibkan umatnya berproses dan menceburkan diri dalam kapasitas pendidikan ketika mulai menyatu dalam kandungan sang ibu hingga kuburan mau digali.indikasi ini mengisyaratkan bahwasanya manusia sendiri tak ada batas dalam berproses dan tak akan menemukan titik penghujung sentral pendidikan selain kematian hingga menggugurkan kewajibannya dalam pendidikan. Disamping itu manusia juga tidak terbelenggu oleh jarak dalam berproses, baik dinegara kelahiran atau pergi keluar manca negera, sebagaiman yang digambarkan Rausulullah dalam haditsnya. carilah ilmu sampai kenegeri cina. (Baca : Cina) Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | Maret 22, 2009

Mahasiswa bergerak melawan korupsi

Mahasiswa dan sejarah perjuangannya
Tidak terlalu berlebihan kalau keberadaan mahasiswa sangatlah urgen ditengah-tengah masyarakat yang majemuk, hal ini dikarenakan mahasiswa mempunyai kelebihan dibandingkan elemen masyarakat lain, baik dalam segi pendidikan, dan potensi dalam perubahan masyarakat.
Sejarah membuktikan bagaimana bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan Belanda dimotori oleh para mahasiswa kedokteran STOVIA pada waktu itu. Demikian juga dengan Soekarno, sang Proklamator Kemerdekaan RI merupakan tokoh pergerakan mahasiswa. Ketika pemerintahan bung Karno labil, karena situasi politik yang memanas pada tahun 1966, mahasiswa tampil ke depan memberikan semangat bagi pelaksanaan tritura yang akhirnya melahirkan orde baru. Demikian pula, seiring dengan merebaknya penyimpangan penyimpangan yang dilakukan oleh orde baru, mahasiswa memelopori perubahan yang kemudian melahirkan jaman reformasi. Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | Maret 22, 2009

Benarkah perbedaan itu Rohmat?

Meskipun lulusan dari universitas Negara bukan mayoritas muslim ide Ulil Abshar Abdallah mengenai gagasannya dalam sebuah artikelnya yang perna dimuat dikompas “menyegarkan islam kembali” patut mendapatkan apresiasi. Konsep tersebut memang dipandang kontradiksi oleh mayoritas ulama salaf. Karena dikhawatirkan akan membahayakan akidah masyarkat awam.dan gagasan tersebut dipandang minor. Baca Lanjutannya…

Oleh: masdiloreng | Maret 22, 2009

Empirisme

Empirisme adalah suatu doktrin filsafat yang menekankan peranan pengalaman dalam memperoleh pengetahuan dan mengecilkan peranan akal. Istilah empirisme di ambil dari bahasa Yunani empeiria yang berarti coba-coba atau pengalaman. Sebagai suatu doktrin empirisme adalah lawan dari rasionalisme. Empirisme berpendapat bahwa pengetahuan tentang kebenaran yang sempurna tidak diperoleh melalui akal, melainkan di peroleh atau bersumber dari panca indera manusia, yaitu mata, lidah, telinga, kulit dan hidung. Dengan kata lain, kebenaran adalah sesuatu yang sesuai dengan pengalaman manusia. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori